Wednesday, 18 June 2014

Torrent Client Alternatif Pengganti uTorrent (μTorrent)

uTorrent merupakan torrent client favorit bagi torrent downloader, karena mudah penggunaannya dan sangat ringan. uTorrent di development oleh perusahaan BitTorrent, Inc. yang juga mengembangkan BitTorrent. Banyak private tracker yang memasukkan kedua software tersebut sebagai whitelist mereka.

Saat ini terdapat 2 versi uTorrent yaitu versi free dan versi plus. Pada Agustus 2012, BitTorrent, Inc. mengumumkan akan memasukkan iklan pada uTorrent versi free. Iklan ini yang membuat pengguna uTorrent sedikit tidak menyukainya, karena selain memakan bandwidth tambahan juga beberapa pengguna melaporkan bahwa iklan yang dibawa juga ada yang mengandung malware.

Setidaknya ada 2 alternatif yang sangat saya rekomendasikan bagi anda yang ingin mencari pengganti uTorrent:
  1. qBittorrent (http://www.qbittorrent.org/)
  2. Ini merupakan alternatif paling favorit. Selain open-source, qBittorrent juga ringan dan cross-platform. qBittorrent tersedia untuk Windows, Linux, dan MacOS. Software ini ditulis menggunakan bahasa C++ dengan lisensi GPLv2+.


    qBittorrent memiliki UI (User Interface) yang hampir sama dengen uTorrent, pengguna tidak akan kesulitan menggunakan software ini. Berikut beberapa fitur dari qBittorrent:
        - Sequential downloading (stream torrent media files)
        - Unicode support, availability in 35 languages
        - Cross platform (Windows, Linux, Mac OS X)
        - Integrated torrent search engine
        - Integrated RSS feed reader and downloader
        - DHT, PeX, Encryption, LSD, UPnP, NAT-PMP, µTP
        - Torrent queuing, filtering and prioritizing
        - Bandwidth scheduler
        - IP filtering (eMule dat files or PeerGuardian files)
        - IPv6 compliant
        - Control over torrent trackers
        - Torrent creation tool
        - Remote control through Secure Web User Interface

  3. Deluge (http://deluge-torrent.org/)
    Alternatif ke-2 adalah Deluge. Deluge merupakan cross-platform dan tersedia untuk Windows, Linux, dan MacOS. Deluge ditulis menggunakan bahasa Python and GTK+ dengan lisensi GNU GPL v3.


    Dengan UI (User Interface) yang hampir mirip dengan uTorrent juga membuatnya mudah digunakan. Berikut fitur yang ditawarkan:
        - Core/UI split allowing Deluge to run as a daemon
        - Connect remotely to the Deluge daemon
        - Web UI, Console UI, GTK+ UI
        - BitTorrent Protocol Encryption
        - Mainline DHT, Local Peer Discovery (aka LSD), UPnP, and NAT-PMP
        - FAST protocol extension
        - µTorrent Peer Exchange
        - Proxy support
        - Web seed
        - Private Torrents
        - Global and per-torrent speed limits
        - Configurable bandwidth scheduler
        - Password protection
        - RSS (via Plugin)
Itulah software alternatif uTorrent yang saya rekomendasikan bagi anda. Sebenernya selain yang ada di atas masih banyak sekali torrent client yang tersedia, tetapi balik lagi ke anda lebih nyaman yang mana. Apalagi bagi anda yang menggunakan private tracker yang biasanya hanya torrent client tertentu saja yang diperbolehkan yang berada di whitelist. Semua balik lagi ke kebutuhan anda masing-masing.

0 comments:

Post a Comment